Daftar Perlengkapan Dasar Mendaki Gunung


Jangan pernah menganggap remeh kegiatan alam terbuka. Ketika akan memulai perjalanan, hendaknya pendaki mempersiapkan diri. Beberapa hal tersebut antara lain adalah manajemen perjalanan, persiapan fisik dan mental serta persiapan perlengkapan (gear). Dengan persiapan yang matang diharapkan perjalanan yang akan dilalui nanti berjalan sesuai rencana dan terhindar dari bahaya. Minimal sebagai penanggulangan bahaya.

Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai basic perlengkapan pendakian. Pada dasarnya, perlengkapan yang dibutuhkan bersifat fleksibel, tergantung obyek tujuan, lamanya perjalanan dan subyek yang melaksanakan.

Perlengkapan Packing
1. Daypack
Daypack identik dengan Ultra Light hikking. Untuk pendakian solo maupun kelompok sekitar 2 – 3 hari tidak lebih. Ditujukan untuk pendakian singkat dan cepat. Diperlukan skill survival yang memadai pada pendaki model seperti ini.
Daypack bisa juga digunakan saat summit attack.
2. Rusack / Carrier
Carrier merupakan gear standar pendakian, untuk pendakian kelompok maupun solois. Ruang packing yang disediakan tentu jauh lebih luas dibandingkan jika hanya membawa daypack. Kenyamanan dari sebuah carrier bisa berbeda dari masing-masing orang, tidak melulu tentang merk dan harga. Sebaiknya try and error ketika hendak membeli carrier.
3. Trashbag / kantong plastik
Jangan pernah tinggalkan item yang satu ini, apalagi ketika musim hujan. Bisa digunakan sebagai cover pembungkus pakaian yang tahan air. Bisa pula digunakan sebagai pelapis dalam carrier untuk mencegah masuknya air. Selain itu, bisa juga digunakan untuk pembungkus sampah sisa pendakian yang akan dibawa turun.

Pelindung tubuh
1. Baju / kaos
Baju atau kaos yang digunakan ketika pendakian hendaknya yang tidak menyulitkan kita. Misalnya ketika perjalanan mendaki di bawah terik matahari, jangan menggunakan baju yang tebal namun baju yang tipis dan dapat menyerap keringat dengan cepat. Kemudian ketika malam, pakailah baju yang tebal, seperti sweater. Tentunya semua dipertimbangkan saat packing.
2. Celana
Dianjurkan tidak memakai celana jeans. Disamping berat dan makan banyak tempat saat packing, ketika hujan dan terkena air, bahan jeans sangat sukar kering apalagi pada cuaca pegunungan yang dingin. Pakailah celana yang ringan dan mudah packing terbuat dari polyster atau katun. Lebih baik lagi jika breathable.
3. Pakaian dalam
Bawalah pakaian dalam, disesuaikan dengan lama perjalanan ditambah beberapa cadangan.
4. Jaket
Fungsi dari jaket adalah untuk menanggulangi hawa dingin. Akhir-akhir beberapa jenis jaket dilengkapi fungsi tahan air dan mudah dipacking. Pilihlah jaket yang sesuai dengan kegunaan, dan mudah dalam packing
5. Jas Hujan / ponco
Ponco atau jas hujan, salah satu peralatan wajib ketika mendaki di musim penghujan. Selain menjadi tameng saat hujan, ponco juga dapat digunakan untuk mendirikan bivoac.
6. Kaos tangan dan Kaos kaki
Pilihlah bahan yang tebal, terbuat dari polar. Usahakan membawa cadangan
7. Topi / bandana / slayer
Topi sebagai pelindung kepala dari air hujan, ranting pohon dan dari terik panas matahari. Bandana bisa digunakan untuk pelindung kepala, juga dapat digunakan sebagai masker darurat.
8. Sepatu / Sandal gunung
Sepatu gunung merupakan komponen fital dalam pendakian, terutama pendakian yang relatif lama. Sepatu dapat melindungi kaki dari benturan batu dan tanah. Namun ketika basah, sepatu dapat menimbulkan problem tersendiri. Sandal bisa menjadi opsi lain pelindung kaki. Memang, sandal gunung tak pernah 100% dapat melindungi kaki, namun ia cukup fleksibel dan ringan. Sandal gunung tidak dianjurkan dalam pendakian yang lama.

Peralatan camping
1. Tenda
Salah satu pelindung kita saat berada di belantara hutan. Sebaiknya kapasitas tenda disesuaikan dengan jumlah pendaki.
Tenda bisa di ganti dengan mendirikan bivoac.
2. Sleeping bag
Selain jaket, gear yang satu ini dapat melindungi diri kita dari hawa dingin. Digunakan sewaktu tidur.
3. Matras
Sebagai alas tidur atau duduk. Melindungi dari hawa dingin tanah.
4. Peralatan masak
Terdiri dari nesting, wadah air, Termos, ketle, Kompor, bahan bakar. Bermacam-macam kompor yang beredar dikalangan pendaki. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Sangat disarankan, untuk membawa bahan bakar lebih, sehingga tenang dalam pendakian.
5. Peralatan makan
Sendok, garpu, piring, gelas dll. Disesuaikan kebutuhan dan kemudahan dalam packing.
6. Logistik
Penting dari yang terpenting. Ibaratnya, peralatan mendaki adalah pistol, Logistik adalah pelurunya. Dalam mendaki kita membutuhkan asupan energi, dan salah satu asupan energi kita dapat dari logistik yang kita bawa. Sebaiknya disesuaikan dengan lama perjalanan, mudah dalam packing, mudah untuk diolah, nilai gizi tinggi serta rasa yang tak asing bagi lidah kita.

Cooking set

Perlengkapan pendukung
1. Senter, Headlamp dan baterai cadangan
2. Survival Kit
3. Obat-obatan
3. Tissu Toilet dan tisu basah
4. Lilin
5. Korek Api
6. Pisau Lipat Serbaguna

PS : Pandai-pandailah memanajemen peralatan, belajarlah bagaimana caranya agar bisa memanfaatkan dan memaksimalkan peralatan / barang yang ada.

Demikian artikel mengenai peralatan dasar mendaki secara garis besar. Jika ada yang dirasa kurang atau bahkan berlebihan, silakan memberikan tanggapan dalam kolom komentar dibawah ini.
Semoga bermanfaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s