Tentang Ultralight hiking


Banyak dari kita pergi ke alam bebas untuk merasakan kebebasan. Kita meninggalkan peradaban dan merasakan hubungan yang kuat dengan alam. Sangat lucu bagaimana kita cenderung membawa semuanya kecuali tempat cuci piring untuk memberikan kita rasa nyaman di alam bebas. Semua beban itu membawa dampak terhadap kecepatan kita mendaki, persendian anda, berapa jauh jarak yang bisa anda tempuh, apa yang bisa anda lihat, dan kenikmatan pendakian anda.

Memikirkan kembali pendakian sehari dimana anda memakai sepatu yang ringan dan hanya tas kecil di punggung anda; anda sangat cepat mendaki. Kemudian anda kembali ke tempat yang sama untuk pendakian yang memerlukan waktu berhari-hari, anda membawa 50 pon (22 kilogram) lebih beban di punggung anda. Dimana sebelumnya anda seperti terbang, sekarang anda berjalan dengan susah payah.

Tetapi ada alternatif. Berjalan dengan ultralight bisa seperti terbang di jalur, melalui buku ini saya akan memberikan cara-cara untuk memasukkan praktek-praktek ultralight ke dalam perjalanan-perjalanan anda. Perhatikan logo bulu dan judul PERGI DENGAN ULTRALIGHT untuk membantu anda merencanakan liburan ringan anda.

Berjalan dengan ultralight dikembangkan dari para pendaki jarak jauh di jalur seperti Appalachian Trail (AT) dan Pacific Crest Trail (PCT). Ketika anda mendaki setiap hari selama 6 bulan, anda akan sangat mengerti apa artinya membawa beban, dan para pendaki ini dengan cepat mengetahui apa yang mereka butuhkan dan apa yang tidak mereka butuhkan di jalur pendakian itu. Bicara dengan pendaki yang telah menyelesaikan salah satu dari pendakian tersebut diatas, dan mereka akan memberitahukan anda apa saja barang yang mereka kirimkan kembali selama perjalanan karena mereka tidak menggunakan barang tersebut.

Saya selalu mengepak barang secara berlebihan, membawa barang yang saya pikir saya akan membutuhkannya atau hanya ingin membawanya. Saya selalu berakhir dengan terengah-engah membawa beban yang berat, dan aturan beban 20 % dari berat badan yang bisa dibawa tidak pernah terjadi. Selama perjalanan pertama saya ke Selandia Baru, saya harus memangkas atau mengurangi apa saja yang saya bawa, dan itu mengubah persfektif saya secara dramatis. Jika anda tahu daerah dan kondisi yang akan anda masuki, dan jika anda mengenal tubuh anda (apa saja yang anda butuhkan untuk membuat anda tetap hangat, kering, dan nyaman), anda tidak harus membawa beban yang berat. Sekarang ada revolusi dengan adanya barang-barang ultralight, seperti pakaian, kantung tidur, tas/keril, kompor, dan tenda, jadi sekarang anda bisa pergi dengan nyaman tanpa harus membuat punggung anda sakit. Orang yang bisa dibilang penggagas revolusi ini adalah Ray Jardine, dimana bukunya yang berjudul Beyond Backpacking seperti pedoman bagi siapa saja yang serius ingin menggunakan ultralight. Ray adalah seorang visioner yang mencapai tujuannya yang secara dramatis mengurangi beban peralatannya melalui kecerdikannya sendiri. Dia membawa beban 75 pon (34 kilogram) di pendakian pertamanya melalui Pacific Crest Trail menjadi hanya dibawah 12 pon (5,4 kilogram) di pendakian selanjutnya.

Terlatih sebagai seorang insinyur, Ray selalu bertindak sebagai penemu. Jadi, menjahit pakaiannya, tas/keril, dan tendanya sendiri bukanlah sebuah hal yang baru. Kebanyakan dari kita bukanlah visioner dan tidak punya banyak waktu untuk menjahit sendiri peralatan kita. Syukurlah, pabrik peralatan besar seperti GOLITE, Gregory, Mountain Hardwear, Sierra Design, dan lainnya menyadari kebutuhan peralatan ultralight ini dan sekarang memproduksi beraneka peralatan ultralight, termasuk pakaian, tas/keril, tenda, dan kantung tidur. Peralatan ultralight yang sangat ringan bisa menjadi sangat rapuh untuk diproduksi secara massal, jadi biasanya desain-desain terbaru dari produk ini dikerjakan oleh peminat-peminat ultralight yang fanatik. Ada beberapa sumber yang bisa dilihat di daftar pustaka.

Ketika anda merencanaka sebuah rute perjalanan, anda membuat asumsi berdasarkan formula 2 mil (3,2 kilometer) per jam. Itu adalah kecepatan pendakian rata-rata dari pendaki rata-rata dengan membawa beban rata-rata. Ketika anda mengurangi beban anda, kecepatan pendakian anda akan naik atau semakin cepat. Pendaki ultralight yang berpengalaman secara rutin dapat mencapai jarak tempuh sekitar 25 – 30 mil (40 – 48 kilometer) setiap harinya. Jadi simpan pemikiran ini di otak anda apabila anda merencanakan pendakian dengan membawa peralatan ultralight. Sebuah catatan, dengan membawa peralatan yang lebih ringan bukan berarti anda bisa mendaki jarak jauh. Pendaki jarak jauh memang berlatih atau dibentuk untuk jarak jauh seperti itu. Dan tentu saja, hanya karena anda bisa mendaki lebih jauh, bukan berarti anda harus. Anda bisa ke tempat yang sama yang anda inginkan dengan tas/keril yang lebih berat dan punya lebih banyak waktu untuk mengeksplor selama di perjalanan, berhenti yang lama untuk memotret alam bebas, dan membuat catatan di saat makan siang, dan lainnya. Jika anda merencanakan sebuah perjalanan dengan beberapa teman, dimana sebagian mempunyai peralatan ultralight dan sebagian lagi tidak, anda harus membicarakan tujuan perjalanannya dan bagaimana anda mengatur kecepatan pendakian dan waktu tempuh yang berbeda.
Satu hal penting yang harus dimengerti tentang pendekatan ultralight adalah filosofi dan kontinum. Filosofinya adalah bawa hanya yang anda butuhkan dan butuh hanya yang anda bawa. Kontinumnya adalah pilihan-pilihan dan strategi-strategi anda sendiri. Anda bisa mengurangi beban dengan pilihan pakaian, kantung tidur dan tas/keril yang ringan, dan tetapi masih memutuskan untuk membawa tenda karena sedang musim lalat hitam, dan untuk kenikmatan anda di alam bebas (atau anda tidak mau menjadi gila karena lalat hitam tersebut) anda memilih untuk berada di dalam tenda. Orang lain mungkin nyaman dengan tarp yang lebih ringan dan jaring nyamuk untuk kepala.

Ini ada beberapa prinsip dari teman saya Bill “Tigerpaw” Plonk menyarankan berdasarkan pendakian ultralight jarak jauh melalui Appalachian Trail.

  • Bawa hanya yang anda butuhkan.
  • Bawa peralatan seringan mungkin yang akan berguna.
  • Gunakan peralatan yang bisa multi fungsi.
  • Evaluasi secara regular dan buang apa saja yang tidak anda gunakan.

Tidak ada satu pendekatan ultralight yang “benar” (dan jangan biarkan kaum “purists” meyakinkan anda sebaliknya), tapi saya bisa menggaransi anda, ketika anda mulai mengurangi beban, anda tidak akan mau kembali ke kebiasaan lama anda.

NB: Tulisan diatas disadur (terjemahan dari buku :”the BACKPACKE’S FIELD MANUAL” karangan RICK CURTIS

One thought on “Tentang Ultralight hiking

  1. Ping-balik: 7 Tips Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Menggunakan Kompas | myBlog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s