Dasar-dasar Layering dalam berpakaian


Pakaian adalah salah satu poin penting dalam berkegiatan alam ( outdoor ), dengan berpakaian yg baik sesuai peruntukannya akan membantu kita dalam menghadapi kondisi alam yg sering berubah-ubah.
Saat ini sudah banyak pakaian yg dibuat khusus untuk kegiatan outdoor terutama hiking tapi yg paling penting dalam memilih pakaian adalah yg mampu memberikan isolasi dari cuaca dingin, memberi perlindungan dari cuaca panas,hujan dan lemban seta harus memberi keleluasaan dalam bergerak serta mampu menghilangkan rasa panas & mengindari keringat yg berlebih.
untuk mengatasi semua itu tidak mungkin kita hanya mengandalkan satu bahan saja maka kita kenal dengan yg namanya layering dalam berpakaian.

Prinsip layering
layering atau pelapisan sangat membantu kita dalam mengatur suhu tubuh kita sehingga kita dalam berkegiatan tetap merasa nyaman dg mengatur penambahan atau pengurangan lapisan yg kita pakai atau dg membuka & menutup resleting dari lapisan yg kita pakai, prinsip pelapisan terdiri dari antara lain:
base layer ( lapisan dasar )
Lapisan ini adalah yg melekat langsung dg kulit kita (diluar uderwear) bahan untuk base layer harus bisa melepaskan uap lengas dari badan tampa kehilangan daya isolasi kehangatannya. bentuknya biasanya berbentuk T-shirt lengan pendek or panjang dan celana panjang or pendek yg terbuat dari gabungan bahan polyester dan nilon yg mempunyai sifat quick dry. contoh : tnf fligh series dll

base_layer

Lapisan kedua
Biasanya lapisan kedua ini berfungsi sebagai penghangat dan biasanya dipakai takala kita berhenti or di basecamp. bahan yg cocok untuk untuk lapisan kedua ini ilah berbahan file or fleece. dg berat yg ringan bahan ini masih mampu memberikan kehangatan walau dalam keadaan lembab sekalipun cuma bahan tersebut tidak bisa menahan angin dingin maka diperlukan lapisan ketiga.

soft-shell-jacket

Lapisan ketiga
Lapisan ketiga ini harus mampu menahan terpaan angin dingin dan lembab. bahan untuk lapisan ketiga ini biasanya disebut shell garment yg dibagi dua winproof dan waterproof tapi lebih baik pilih yg waterproof sebab yg waterproof sudah pasti windproof. ada satu lagi bahan yg waterproof breathable garment yaitu bahan waterproof yg bisa bernafas karena bisa menahan angin dan air disamping masih bisa melepaskan uap panas tubuh. salah satu contoh bahan seperti ini ialah Hyvent, texapore, event, dan Gore-tex

gore tex jacketDengan mengadop sistim pelapisan seperti ini kita dengan mudah dapat mengatur suhu tubuh kita dengan mengurangi atau menambah lapisan sesuai dg kondisi di lapangan. hindari pengunaan bahan jeans untuk naik gunung karena jika basah susah kering disamping gampang lembab

Beberapa Kombinasi Layering untuk berbagai kondisi

MODE layering

gambar a – gambar b

Keterangan Gambar A (kiri):
1. Desert hat ( topi , bandana, balaklava dll )
2. Jacket.
3. T-shirt: baik yg lengan panjang or pendek
4. Celana pendek
5. Celana panjang melindungi kulit dari serangga dan sinar matahari

Untuk pakean pada saat Jalan keadaan kering/panas
kombinasi 1 = 1+3+4 tidak lupa sepatu+kaos kaki
kombinasi 2 = 1+3+5 tidak lupa sepatu+kaos kaki
Pada saat istirahat bisa ditambah No.2

Keterangan Gambar B (kanan):
1. Ski mask or balaklava, bandana buff dll: membantu wajah tetap hangat dan melindungi dari dingin.
2. Jacket: waterproof agar uap2 air tidak menembus lapisan berikutnya.
3. Fleece: windproof agar menjaga kehangatan badan dari udara dingin.
4 Gloves: menjaga agar jari2 tangan tetap hangat pada cuaca dingin.
5. Leggings: membuat bagian kaki tetap hangat.

Untuk Pakean pada saat di base camp
kombinasi 1= no.3 dari gambar A +1+3+4+5+ Kaos kaki + sepatu
kombinasi 2= no.3 dari gambar A +1+3+2+4+5 + kaos kaki +sepatu
kalau masih kurang kombinasi tsb bisa ditambah dg No.5 dari gambar A

gambar c

gambar c

keterangan Gambar C:
1. Rain hat bisa juga diganti payung mencegah air hujan menerpa wajah
2. Poncho
3. Waterproof jacket
4. Waterproof pants menjaga kaki anda tetap kering pada kondisi hujan.

Gaiters
sangat berguna untuk menjaga agar sepatu bagian dalam tetap kering.

Untuk pemakaian disaat hujan
kombinasi 1= 1+3+2+4+5+ gaiter
kombinasi 2= 1+3+4+5+gaiter
kombinasi 3=4+gaiter+1
disesuaikan dg kondisi hujannya apakah cuma rintik2 sedang or deras

 

 

 

 

 

nb:disadur dari berbagai sumber

Iklan

One thought on “Dasar-dasar Layering dalam berpakaian

  1. Ping-balik: 7 Tips Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Menggunakan Kompas | myBlog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s