The Walking Dead Season 4 Episode 3: “Isolation”


‘The Walking Dead’ Season 4 episode 3 ‘Isolation’ recap: Siapa saja yang terkena virus??

Dua episode sebelumnya, 30 days without an accident dan Infected, dibuat dengan alur yang begitu apik. Kalau di episode 1 bercerita tentang kondisi penjara pasca runtuhnya pemerintahan Governor, episode 2 tentang asal usul dan bisa dikatakan sebagai musuh terbaru Rick dan survival yang menghuni penjara, Maka di episode 3 ini menceritakan bahwa wabah demam telah meluas tanpa ada gejala pasti dan dapat datang sewaktu-waktu pada setiap orang tanpa kecuali.

Rick dan Tyreese dalam The Walking Dead 4.3

Rick dan Tyreese dalam The Walking Dead 4.3

Secara garis besar cerita di episode kali ini :

Rick akhirnya mendapati bahwa Carol telah membakar dua survivor pertama terjangkit wabah, David dan Karen. Carol tanpa menyesal mengakui bahwa ialah yang membakar kedua survivor tadi, dengan alasan yang logis untuk menyelamatkan penghuni lainnya, Rick pun sepertinya memakluminya. Namun, kenyataannya wabah tidak juga berhenti bahkan semakin banyak yang terinfeksi

Sasha dan Glenn terjangkit demam, dan diharuskan memasuki sel isolasi beserta survivor lainnya.

Darryl beserta tim diantaranya Michonne, Bob dan Tyreese memutuskan untuk mencari antibiotik di suatu tempat yang direkomendasikan oleh Harshel.

Pada Season 4, banyak perubahan watak karakter tokoh the walking dead. Diantaranya Rick dan Carl lebih banyak menghindari kekerasan. Beth dan Carol sama-sama mengakui bahwa mereka semua mempunyai peran masing-masing dan harus melakukan sesuatu untuk kehidupan mereka yang baru. Beth terlihat mencoba tegar pasca kehilangan kekasihnya, Zack, dan sekarang ia nampak menyembunyikan rasa khawatir terhadap ayahnya, Harshel, yang merelakan diri untuk merawat para survivor di ruang isolasi. Carol mengambil langkah-langkah sensitif bagaimana caranya melindungi diri sendiri dan kelompok.

Namun sepertinya ia sudah terlalu berlebihan. Meskipun David dan Karen sudah pasti meninggal dan berubah jadi walker, mestinya mereka masih dapat hidup lebih lama, Carol tidak mempunyai hak untuk membunuh mereka secara keji. Masalah terbesar Carol pada awal season 4 ini adalah ia menjalankan sesuatu tanpa mendapat persetujuan pada council. Di episode lalu ia meminta Carl untuk berbohong terhadap ayahnya, Rick, tentang permainan pisau yang diajarkannya terhadap anak-anak blok D, tanpa sepengetahuan anggota council, dengan dalih untuk membela diri. Sekarang ia pergi keluar dari pagar pelindung untuk memperbaiki saluran air yang tersumbat oleh lumpur seorang diri, lebih awal dari rencana semula. Mungkin hal itu terjadi karena percakapan dengan tyreese mengenai shasa yang ada di dalam ruang karantina. Carol merasa bersalah bahwa ia yang sebenarnya telah membunuh Karen, kekasih Tyreese, kemudian tanpa disengaja ia meluapkan emosi dengan menghantam galon penampung air yang masih terisi. Padahal saat itu persediaan air telah menipis.

Setidaknya Tyreese sedang jauh diluar sana, sehingga ia tak perlu mengetahui siapa dalang dibalik pembunuhan Karen dan David. Di lain tempat, ternyata keadaan mereka lebih parah. Karena mobil yang mereka kendarai terjebak dalam kerumunan walker ketika sedang mencari antibiotik.

Apakah dengan meninggalkan mobil ditengah kerumunan dan hanya berkendara kaki saja mereka bisa sampai di Rumah sakit hewan tepat waktu? Padahal seperti diketahui sebelumnya, Harshel menginformasikan bahwa jarak antara penjara dan rumah sakit sekitar 50 mil. Akankah mereka tiba tepat pada waktunya dan mendapatkan antibiotik untuk keperluan mereka yang terinfeksi?

Kemudian misteri suara yang muncul di frekuensi radio. Apakah ada seseorang atau kelompok survivor lain yang ada di luar sana? Apapun itu, penjara bukanlah salah satu tempat berlindung yang baik. Cepat atau lambat mereka akan meninggalkan tempat tersebut.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Ikuti kelanjutan kisahnya di The Walking Dead,  episode selanjutnya

One thought on “The Walking Dead Season 4 Episode 3: “Isolation”

  1. Ping-balik: The Walking Dead Season 4 Episode 4: “Indifferent” | myBlog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s