Objek Wisata Dataran Tinggi Dieng


Dataran Tinggi Dieng menawarkan Alam pegunungan yang cantik, lengkap dengan telaga-telaga, mata air, kawah-kawah dan candi kuno beraliran hindu. Terletak pada ketinggian 2000 mdpl Dataran Tinggi Dieng adalah tujuan wisata alam terpopuler di tanah jawa, kekayaan alam dan keunikan budaya menjadi suguhan utama bagi wisatawan.

Sejuknya hawa udara Dataran Tinggi Dieng akan memberikan ritme suasana tenang dan damai. Merupakan satu kesempatan yang paling sempurna untuk bisa mengunjungi Dieng, yang disebut-sebut sebagai negeri di atas awan.

Dibawah ini merupakan ulasan TOP Destinasi Dataran Tinggi Dieng, sebagai tempat wisata yang paling banyak diminati dan dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Baca lebih lanjut

Hidrologi, SDA dan SDM Dieng


•Hidrologi
Di Kawasan Dataran Tinggi Dieng terdapat sumber mata air yang merupakan hulu dari Kali Serayu dengan sumber dari Bisma Lukar yang merupakan hulu dari kali Tulis dgn sumber air dati kaki Gunung Perahu.

Sumber-sumber air di Kawasan Dataran Tinggi Dieng banyak dimanfaatkan oleh penduduk sekitar kawasan utuk pengairan areal pertanian.

•Manusia dan Alam
Sumber Daya Manusia (penduduk) di Kawasan Dataran Tinggi Dieng berjurnlah 1.562.004 orang yang menempati areal kawasan seluas ± 1027.21 KM. Baca lebih lanjut

Kondisi Geologi Dieng


Dataran Tinggi Dieng merupakan sebuah plateu yang terjadi karena letusan dasyat sebuah gunung berapi. Dengan demikian kondisi geologisnya samapai sekarang masih relative labil bahkan sering terjadi gerakan-geraka tanah.

Beberapa bukti menunjukan hal tsb adalah, peristiwa hilangnya Desa Legetang, terpotongnya jalan antara Banjarnegara Karangkobar dan Sukoharjo Ngadirejo maupun retakan-retakan tanah yang mengeluarkan gas beracun seperti peristiwa Sinila.

Dataran tinggi Dieng (DTD) adalah dataran dengan aktivitas vulkanik di bawah permukaannya, seperti Yellowstone ataupun Dataran Tinggi Tengger. Sesungguhnya ia adalah kaldera dengan gunung-gunung di sekitarnya sebagai tepinya. Terdapat banyak kawah sebagai tempat keluarnya gas, uap air dan berbagai material vulkanik lainnya. Baca lebih lanjut

Deskripsi Dieng Secara Etimologi


8163349763_94b08a80e3

Lukisan Raden Saleh

Nama Dieng berasal dari gabungan dua kata Bahasa Kawi: “di” yang berarti “tempat” atau “gunung” dan “Hyang” yang bermakna (Dewa).

Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. Nama Dieng berasal dari bahasa Sunda karena diperkirakan pada masa pra-Medang sekitar tahun 600 Masehi, daerah itu berada dalam pengaruh politik Kerajaan Galuh.
Surga Dieng‘ yang pada masa kerajaan Chandra Gupta Sidhapala, oleh umat Hindu, diyakini sebagai poros dunia. Ketika itu, Sang Hyang Jagadnata memindahkan ‘gunung kosmik‘ Meru dari India ke Gunung Dieng. Sebagai ibukota kerajaan, ketika itu, Dieng (surga para hyang) tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tapi juga pusat spiritualitas dan peradaban. Baca lebih lanjut